tale 7

1217809991_123441_201619

a horse gallops with his lungs

perseveres with his heart

and wins with his character

tale 6

rakit-sore

suatu pagi seorang pengembara di atas sebuah balon udara terbangun dan sadar telah tersesat dalam perjalanannya.  berharap mendapat petunjuk, pengembara mulai terbang rendah dan tak lama di atas sebuah danau, dia melihat seorang nelayan di atas sampan melambaikan tangan ke arah balon udaranya, kemudian si pengelana bertanya.

” selamat pagi wahai nelayan..  bisakah kau beritahu  dimana aku sekarang berada?” tanya si pengembara.

” wahai pengembara.. kau sekarang sedang berada lima meter di atas permukaan  danau .” jawab sang nelayan.

pengelana berpikir sebentar lalu kembali bertanya

” jika dugaanku benar wahai nelayan,  sudikah kiranya kau jawab apakah benar anda adalah  tuhan? ” lagi tanya si pengembara.

” .. bagaimana kau dapat menyimpulkan itu ?” jawab sang nelayan  singkat.

” dalam setiap jatuh bangunku dalam mencari makna dari hidup ini semua, tuhan  hadir selalu dengan sabdanya tentang hal yang  sudah kutahu sungguh, namun sabda nilai muliamu tidak membantuku untuk keluar dari pergumulan batinku, wahai tuhanku, sang nelayan..” ungkap sang pengembara.

“sayang sekali…wahai pengembara pencari kemuliaan, jika aku juga tidak salah menduga,  engkau pasti adalah seorang pencari yang  tengah tersadar bahwa sedang  tesesat dalam pengembaraanmu ini. ” balas sang nelayan.

pengelana menjawab cepat ” betul. bagaimana kau mengetahuinya?”

“karena atas semua pergumulan dan ketersesatan dalam pengembaraanmu, kau mempersalahkan semuanya itu padaku “. jawab tuhan (baca: sang nelayan, danau, sore, balon udara, dan semua)

tale 5

praying

now I lay me down to sleep

I pray the Lord my soul to keep

the angels watch me through the night

until I wake in morning light

Amen

tale 4

ketika seorang biarawan kuil bertemu dengan Tuhan di kehidupan setelah kematian, dia diberi kesempatan bertanya tentang apapun pada Tuhan, karena selama hidupnya dia telah membaktikan dirinya hanya untuk urusan keagamaan.

biarawan: “kenapa aku tidak juga mencapai moksha setelah semua  pengabdianku, sedangkan saya mengenal seorang petani yang kerjanya hanya bertani, tidak pernah mengunjungi kuil, membakar dupa untuk memuja nama-MU, tapi dia mendapatkan moksha?”

Tuhan: “mengingat semua bhakti semasa hidupmu di dunia, akan kuberikan satu kali lagi kesempatan untuk menjalankan satu tugas di dunia, jika kau bersungguh-sungguh, maka kau akan mencapai moksha.”

“bawalah semangkuk minyak persembahan di atas kepalamu, lalu jalanlah mengelilingi kuil, namun dengan syarat  tidak boleh  setetes minyak pun tumpah menyentuh tanah.”

dengan bersungguh-sungguh biarawn mengerjakan ujian tersebut, kembali ke dunia, membawa semangkuk minyak di atas kepalanya, mengelilingi kuil. dan dia berhasil. tanpa ada setetes minyak pun tumpah menyentuh tanah.

biarawan: “apakah aku bisa mendapatkan moksha sekarang, Tuhan?”

Tuhan menggeleng.

Tuhan: “di setiap harinya, petani yang kausebut, selalu mengingat dan menyebut namaku sekali setiap membuka mata  untuk membuka harinya dan sekali sebelum tidur untuk menutup harinya. walaupun aku tahu berapa besar beban yang harus dia jalani di setiap hari-harinya.

“ketika kau menjadi biarawan, kausebut namaku setiap waktu. berapa kali kau ingat aku waktu berjalan dengan semangkuk minyak di kepalamu?”

jiwo’s day

dsc00337crp

o, give me a home

where the buffalo roam

where the deer and the antelope play

where seldom is heard

a discouraging word

and the skies are not cloudy all day

o home, home on the range

where the deer and the antelope play

where seldom is heard

a discouraging word

and the skies are not cloudy all day

happy birthday jiwo..

tb22

it’s the law

A mirror never lies, and neither does time and space as a reflection of what you’re thinking. If you put it out there, it has to come back. No matter how much it weighs, glitters, or costs.

It’s the law

hanya ada satu jalan menuju Roma

The end of life is to be like God, and the soul following God will be like Him.

Socrates

Franciscus Assisi seoarang spiritualis, pengikut sejati teladan Kristus. Dalam awal setiap doanya, dia mengucapkan doa seperti doa pada umumnya, tentang permohonan, ucapan syukur, pertobatan, keluhan, pergumulan hidup dan seterusnya.

Namun ketika dia masuk pada tahapan merasakan Tuhan , dia hanya mampu mengucap dalam doanya:

“aku mencintai-Mu, Tuhan”.

dan hanya itulah yang dapat dia ucapkan dalam percakapan dengan Tuhannya.  saat itu hanya ada aku, cinta, dan Tuhan.

Sampai pada tahap  peleburannya dengan Tuhan, dalam ucapan doanya hanya terucap:

“Tuhan..Tuhan..Tuhan..”

Hanya Tuhan. saat itu  tanpa ada aku dan tanpa ada cinta, hanya Tuhan.

semua pengembaraan, pencarian, petualangan spiritual sebuah jiwa akan mengerucut pada satu titik yang sama, apapun metodologi yang diyakini. dan dari semua pilihan yang ada, hanya ada satu jalan untuk menyelesaikan misi utama di pengembaraan ini, semua harus melewati evolusi dari mundane world (dunia fisik) , mind ( dunia pikir) dan spiritual.

Hanya lewat jalan inilah sebuah jiwa bisa kembali pulang kepada zat sumbernya,  dimana semuanya bearasal dan berawal.

take your time, don’t worry

Worry and time have an inverse relationship. The more you have of one, the less you have of the other. and both are suspended when you live in the now.

TUT

Mike Dooley

tale 3

If  God is everywhere, it must be everything

Ketika raja berkeliling kota untuk menemui rakyatnya, sang raja berhenti di sebuah pondok pertapaan  untuk berbincang-bincang dengan seorang pertapa tua yang menghuni pondok bersama seekor anjing peliharaannya.

setelah bertemu dan saling bertukar salam,  sesama pemuja Vishnu, sang raja memberikan  sekantung uang emas dan makanan pada si pertapa sebagai sedekah.

pertapa tua hanya mengangguk. Mengembalikan uang dan menerima makanan yang diberikan raja. Tanpa bicara, dia membuka bungkusan makanan, dan menempatkannya di atas piring kotor di lantai, tempat makanan anjingnya. kemudian dia duduk bersila di lantai, bersiap untuk makan sambil memanggil anjingnya untuk serta makan di piring yang sama, juga tidak lupa dia mengajak sang raja dengan santun untuk ikut serta dalam acara makan bersama tersebut.

Raja bingung campur tersinggung, bertanya-tanya apa maksud kelakuan si pertapa tua atas pemberiannya? kemudian raja berkata,

” wahai pertapa, jika engkau masih manghargai aku sebagai pemimpin di negeri ini, jelaskan biar aku mengerti dan paham atas pemikiran rakyatku di tanah yang aku pimpin.”

Sambil tetap menyantap makan siangnya bersama anjingnya, pertapa menjawab.

” tidakkah engkau lihat wahai Vishnu yang agung, hamba sang Vishnu sedang menyantap sang Vishnu beserta sahabat setia hamba sang Vishnu ? “

tale 2

I cannot teach anybody anything, I can only make them think.

Socrates

Tao Te Ching.  Di hari senjanya, sang guru memutuskan untuk menyepi ke Barat, ke wilayah Himalaya. Para murid berkeras untuk tidak melepaskan guru mereka menjemput ajalnya sendirian dalam pertapaan sepinya. Namun pada akhirnya terjadilah kesepakatan, sang guru diminta untuk menurunkan ilmu dan kebijaksanaannya dalam kitab tertulis sebagai  bekal dan petunjuk untuk para murid selepas sang guru pergi. Dengan berat hati, sang guru akhirnya menyepakati pengkitaban wahyunya.

dan hal pertama yang diberikan sang guru untuk murid-muridnya.

Semua Tao, yang mampu  dituliskan dalam kitab ini, adalah bukan Tao yang sebenar-benarnya.

« Older entries