hanya ada satu jalan menuju Roma

The end of life is to be like God, and the soul following God will be like Him.

Socrates

Franciscus Assisi seoarang spiritualis, pengikut sejati teladan Kristus. Dalam awal setiap doanya, dia mengucapkan doa seperti doa pada umumnya, tentang permohonan, ucapan syukur, pertobatan, keluhan, pergumulan hidup dan seterusnya.

Namun ketika dia masuk pada tahapan merasakan Tuhan , dia hanya mampu mengucap dalam doanya:

“aku mencintai-Mu, Tuhan”.

dan hanya itulah yang dapat dia ucapkan dalam percakapan dengan Tuhannya.  saat itu hanya ada aku, cinta, dan Tuhan.

Sampai pada tahap  peleburannya dengan Tuhan, dalam ucapan doanya hanya terucap:

“Tuhan..Tuhan..Tuhan..”

Hanya Tuhan. saat itu  tanpa ada aku dan tanpa ada cinta, hanya Tuhan.

semua pengembaraan, pencarian, petualangan spiritual sebuah jiwa akan mengerucut pada satu titik yang sama, apapun metodologi yang diyakini. dan dari semua pilihan yang ada, hanya ada satu jalan untuk menyelesaikan misi utama di pengembaraan ini, semua harus melewati evolusi dari mundane world (dunia fisik) , mind ( dunia pikir) dan spiritual.

Hanya lewat jalan inilah sebuah jiwa bisa kembali pulang kepada zat sumbernya,  dimana semuanya bearasal dan berawal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: